Minggu, 14 Desember 2014

Apple dan IBM Mulai Rilis Aplikasi Enterprise di iOS

Apple dan IBM Mulai Rilis Aplikasi Enterprise di iOS

Setelah mengumumkan "landmark partnership", Apple dan IBM kini mulai merilis berbagai aplikasi korporasi di iOS. Aplikasi tersebut mengintegrasikan kekuatan analisis data dari IBM serta keandalan iPad dan iPhone.

Sejauh ini, aplikasi besutan Apple dan IBM tersebut telah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar, seperti Citi, Air Canada, Sprint, dan Barnote. Aplikasi tersebut rencananya juga akan digunakan di berbagai institusi, mulai dari institusi finansial, bisnis asuransi, hingga pemerintahan.

Salah satunya adalah IBM Incident Aware. Aplikasi ini dapat mengubah iPhone menjadi alat untuk membantu para aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya. Ia dilengkapi dengan fitur yang mampu mendeteksi berbagai tindak kriminal dan kecelakaan dari berbagai sumber, seperti peta dan video secara real-time. Hal tersebut tentu akan sangat membantu aparat penegak hukum untuk dapat bertindak cepat.

Selain Incident Aware, terdapat pula dua aplikasi besutan IBM dalam bidang penerbangan. Aplikasi tersebut mampu membantu para pilot pesawat untuk dapat menerbangkan pesawatnya secara lebih efisien. Tidak hanya itu, kedua aplikasi tersebut mampu membantu memberikan berbagai informasi kepada para kru pesawat, seperti informasi bagasi, layanan pemesanan ulang, serta penawaran khusus bagi para penumpangnya.

Meskipun aplikasinya masih menyasar bidang industri yang spesifik, hal ini merupakan sinyal bahwa Apple akan semakin serius untuk melebarkan sayapnya di bidang enterprise. Wall Street Journal melaporkan,  IBM akan menangani program serta layanan berbasis cloud-nya, sedangkan Apple akan bekerja dalam desain aplikasi serta user interface-nya.

IBM juga berencana menjual perangkat iOS yang telah diisi dengan berbagai aplikasi khusus kepada para kliennya. Di tahun 2015 mendatang Apple dan IBM berencana untuk lebih mengembangkan fungsi iPad dan iPhone ke dalam bisnis retail, kesehatan, perbankan, agen perjalanan, telekomunikasi dan asuransi. (The Verge)

Sumber : Metrotvnews

0 komentar:

Posting Komentar